
Berikan Dampak Berkelanjutan, Pertamina Foundation Raih Asian Impact Awards 2025
Jakarta, 19 September 2025 – Konsisten dalam memberikan dampak berkelanjutan, Pertamina Foundation (PF), meraih apresiasi Asian CSR Change Makers di ajang Asian Impact Awards 2025 yang diselenggarakan oleh Portman College dan La Tofi School of Social Responsibility. Apresiasi ini diberikan kepada PF atas pelaksanaan program Beasiswa Sobat Bumi (PFprestasi), Desa Energi Berdikari Sobat Bumi (DEB SoBI) dan pembinaan kewirausahaan UMKM perempuan (PFpreneur).
Operation Director Pertamina Foundation Gusman Adiwardhana menjelaskan bagaimana tiga program tersebut dirancang dengan mengedepankan aspek keberlanjutan.
“Bagi kami (PF), program CSR menjadi sebuah proses membangun kemandirian masyarakat untuk masa kini dan masa mendatang sehingga penting memiliki exit strategy. Prinsip relevansi dengan permasalahan lokal dan SDGs serta target pemerintah, partisipasi masyarakat, keterukuran hasil, keberlanjutan, dan kolaborasi, kami terapkan agar dampak sosial-ekonomi dan lingkungan bisa semakin dirasakan oleh masyarakat,” ujar Gusman, (19/09).
Dimulai dari program Beasiswa Sobat Bumi yang menjangkau total 6.038 penerima manfaat sejak tahun 2011, tanpa terkecuali untuk para disabilitas, masyarakat adat maupun perbatasan. Para penerima tidak hanya memperoleh biaya pendidikan dan biaya hidup, tetapi juga pengembangan kapasitas terkait keberlanjutan, salah satunya melalui program Desa Energi Berdikari Sobat Bumi (DEB SoBI).
Lewat DEB SoBI, para penerima Beasiswa Sobat Bumi terlibat aktif mendukung inisiatif Desa Energi Berdikari Pertamina, dengan menyediakan energi bersih yang dapat diandalkan, terjangkau, dan berkelanjutan berbasis masyarakat.
Bekerja sama dengan perguruan tinggi, hingga tahun 2025, 40 program DEB SoBI telah menghasilkan energi terbarukan sebanyak 87.534 kWh/tahun (solar panel) dan 7.344 M3/tahun (biogas) yang memberi manfaat ekonomi senilai Rp401.559.992/tahun dan menurunkan 109 ton Co2eq/tahun emisi karbon.
Terakhir ialah program PFpreneur, pembinaan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) perempuan (womenpreneur) melalui stimulan usaha, pelatihan dan pendampingan terkait fondasi kewirausahaan, inkubasi bisnis serta akses program pembinaan lanjutan Pertamina lainnya, seperti UMK Academy. Sebanyak 6.325 UMKM womenpreneur memperoleh pelatihan dan pendampingan dari PFpreneur, di mana 840 di antaranya menjadi binaan serta mengikuti pembinaan lanjutan.
Kisah sukses alumni PFpreneur datang dari UMKM PT Agrominafiber Java Indonesia, UMKM produk kerajinan pelepah pisang dan eceng gondok, mengirim enam container berisi 9000 produk senilai US$57 ribu atau setara Rp 937 juta ke Amerika Serikat (AS) pada 16 September lalu.
“Apresiasi yang kami terima menjadi bukti nyata bahwa Pertamina bersama Pertamina Foundation selalu memastikan program yang dihadirkan berdampak positif bagi lingkungan, masyarakat, dan generasi masa depan demi masa depan yang berkelanjutan,” tutup Finance Director Pertamina Foundation Tito Rahman Hidayatullah.
