Jakarta, 24 Juni 2026 - Indonesia tengah memasuki era bonus demografi yang menjadi peluang besar untuk mempercepat pembangunan bangsa. Namun, peluang tersebut hanya dapat diwujudkan apabila generasi muda hadir sebagai pencipta solusi bagi berbagai persoalan sosial di sekitarnya.

Hal tersebut disampaikan Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Bima Arya Sugiarto, saat acara Launching Kompetisi PFmuda 2026 di di Ballroom MyPertamina, Universitas Pertamina, Jakarta, Selasa (23/6/2026). Menurutnya, anak muda Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi motor penggerak pembangunan apabila diberikan ruang untuk berinovasi dan berkolaborasi.

“Indonesia sedang menikmati bonus demografi yang harus dimanfaatkan dengan menghadirkan generasi muda yang tidak hanya kreatif, tetapi juga memiliki kepedulian sosial, kemampuan berkolaborasi, dan keberanian untuk menjadi problem solver di lingkungannya. Program seperti PFmuda menjadi investasi penting dalam menyiapkan SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Bima Arya.

Tahun ini, kompetisi PFmuda mengusung tema “Solusi Anak Muda untuk Indonesia Tangguh, Inklusif, dan Digital” yang berfokus pada enam bidang proyek sosial, antara lain Pendidikan Inklusif, Seni dan Budaya, Inklusi Sosial, Resiliensi Sosial, Digital Kreatif, dan Pariwisata Berkelanjutan.

Terdapat dua kategori yang dapat diikuti, yakni Ideation bagi proyek sosial yang siap diimplementasikan, serta Sociopreneur bagi proyek sosial yang telah berjalan minimal satu tahun.

Kompetisi PFmuda dapat diikuti secara berkelompok yang terdiri dari 4–6 orang berusia 18–30 tahun, dengan minimal satu anggota merupakan warga lokal di lokasi pelaksanaan proyek.

“Program PFmuda tidak hanya menyediakan akses pendanaan, tetapi juga mentoring, capacity building, serta jejaring komunitas dengan harapan mereka menjadi local heroes yang membawa harapan, perubahan, dan kemandirian bagi perekonomian Indonesia,” jelas Direktur Operasi Pertamina Foundation Gusman Adiwardhana.

Vice President CSR & SMEPP PT Pertamina (Persero), Rudi Ariffianto, mendorong generasi muda untuk mendaftar, tidak selalu harus dengan gagasan proyek sosial yang rumit atau besar.

“Inovasi sosial tidak harus selalu bersifat kompleks atau canggih (sophisticated). Kunci utamanya adalah relevansi, bagaimana dapat menjawab tantangan nyata yang ada di lingkungan sekitar mereka. Melalui program PFmuda 2026, kami berkomitmen untuk mendukung lahirnya gagasan-gagasan yang memiliki dampak ekonomi dan sosial yang terukur.Perubahan besar sering kali dimulai dari langkah-langkah sederhana yang konsisten dan tepat sasaran,” kata Rudi.

Pendaftaran PFmuda 2026 dibuka mulai 23 Juni hingga 25 Juli 2026 melalui website resmi Pertamina Foundation dan tidak dipungut biaya apapun.

Program sejalan dengan agenda pembangunan nasional dalam Asta Cita, khususnya penguatan kualitas sumber daya manusia, pengembangan kewirausahaan, pemerataan pembangunan dari desa, serta peningkatan daya saing bangsa melalui inovasi.

-----------------

Media Contact:

Meidina A. Rushartami

Corporate Secretary

Pertamina Foundation

meidina.rushartami@pertamina.com