
Dukung Percepatan Pembangunan Desa dan Daerah Tertinggal, Pertamina Foundation Teken MoU dengan Kemendes PDT
Jakarta, 23 Juli 2025 – Dukung Astacita pemerintah ke-6, membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan, Pertamina Foundation menandatangani Nota Kesepahaman dengan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT).
Penandatanganan dilakukan oleh Sekjen Kemendes PDT, Taufik Madjid dengan Direktur Keuangan Pertamina Foundation Tito Rahman Hidayatullah, disaksikan Menteri Kemendes PDT Yandri Susanto, Rabu, (23/07).
Tito mengatakan bahwa kolaborasi dengan Kemendes PDT mampu memperluas kebermanfaatan program terhadap pembangunan desa.
“Lewat nota kesepahaman ini, kolaborasi dengan Kemendes PDT mencakup pengembangan Desa Energi Berdikari Sobat Bumi, penyelenggaraan lomba/kompetisi inovasi tematik desa, peningkatan kapasitas dan pemberdayaan masyarakat desa, serta pengembangan inovasi melalui pemanfaatan teknologi tepat guna. Harapannya, kolaborasi ini mampu memperluas kebermanfaatan program kami terhadap percepatan pembangunan desa,” ungkap Tito.
Setelah penandatanganan, Pertamina Foundation melakukan audiensi dengan Direktorat Jenderal Pembangunan Desa dan Perdesaan. Disambut langsung oleh Dra. Farida Kurnianingrum, M.M. Farda Kurnianingrum selaku Direktur Pembangunan Sarana dan Prasarana Desa dan Perdesaan, Direktur Operasi Pertamina Foundation Gusman Adiwardhana memaparkan keselarasan program PF dengan Rencana Aksi Program Prioritas Bangun Desa Bangun Indonesia.
“Pertamina Foundation turut andil dalam percepatan pembangunan desa lewat program-program yang selaras dengan 12 Rencana Aksi Program Prioritas Bangun Desa Bangun Indonesia. Salah satu contohnya, PFmuda yang mendorong lahirnya sociopreneur dari desa dan juga selaras dengan rencana aksi terkait Pemuda Pelopor Desa. Begitu juga dengan program lainnya, seperti Desa Energi Berdikari Sobat Bumi dan Hutan Lestari, yang selaras dengan rencana aksi terkait swasembada energi dan pangan desa,” ujar Gusman.
Mendukung pembangunan daerah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar), Pertamina Foundation juga telah melaksanakan berbagai program, seperti Beasiswa Sobat Bumi Sinergi Daerah 3T, Knato Lau Lewa di Lembata, dan program PFsains di Sabu Raijua.
Lewat Beasiswa Sobat Bumi Sinergi Daerah 3T, PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Foundation memberikan beasiswa penuh kepada lima siswa untuk berkuliah di Universitas Pertamina.
Selanjutnya di Lembata, Pertamina Foundation memberdayakan masyarakat desa Lamalera melalui program sekolah adat, Desa Energi Berdikari, dan program sekolah adat, muatan lokal, dan berbagai pelatihan peningkatan kapasitas masyarakat desa. Kemudian di Sabu Raijua melalui PFsains, memasang PLTS Atap untuk 100 rumah di Desa Loburui.
“Kolaborasi ini menunjukkan bahwa PF dan Kemendes PDT memiliki semangat yang sama yakni membangun desa demi pemerataan ekonomi nasional,” tutup Gusman.
