Kembali ke Daftar Berita
Pertamina Gelar Kompetisi Inovasi Generasi Muda Proyek Sosial PFmuda untuk Dukung Asta Cita Pemerintah
Berita

Pertamina Gelar Kompetisi Inovasi Generasi Muda Proyek Sosial PFmuda untuk Dukung Asta Cita Pemerintah

21 Februari 2025
Share:
Facebook Twitter LinkedIn

PT Pertamina (Persero) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) membuka Kompetisi Inovasi Generasi Muda Proyek Sosial PFmuda 2025 sebagai ajang adu gagasan generasi muda dalam menuntaskan permasalahan di sekitarnya lewat proposal proyek sosial. Sejalan dengan Asta Cita, kompetisi tahun ini mengusung tema “Inovasi Generasi Muda untuk Ketahanan Energi dan Pangan”.

Komisaris Independen PT Pertamina (Persero) Komisaris Jenderal Polisi (Purn.) Drs. Condro Kirono, M.M., M.Hum., mengatakan generasi muda merupakan motor penggerak untuk mewujudkan kemajuan dan perubahan dalam membangun visi besar Indonesia Emas 2045.

“Saya mengapresiasi Kompetisi Inovasi Proyek Sosial PFmuda tahun 2025 sebagai ajang kompetisi kreativitas gagasan anak muda Indonesia dalam menuntaskan isu-isu sosial di lingkungan sekitarnya. PFmuda dapat menjadi kawah candradimuka untuk membentuk sustainable leaders yang berkarakter moral-driven, berpikir holistik, open-minded, memimpin dengan empati, dan mengutamakan kebutuhan masyarakat di masa kini dan masa mendatang,” ujar Condro, dalam acara Launching Kompetisi Inovasi Generasi Muda Proyek Sosial PFmuda 2025 di Gedung Robotika Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Surabaya, Rabu (19/02).

Senada, Corporate Secretary PT Pertamina (Persero) Brahmantya Satyamurti Poerwadi, mengungkapkan, PFmuda menjadi bentuk penerapan inovasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pertamina.

“PFmuda menjadi bentuk inovasi Pertamina dalam memberdayakan generasi muda dengan mendorong mereka untuk menjadi sociopreneur atau sosok problem solver yang memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat, lingkungan, dan ekonomi. Saya mengajak generasi muda untuk menuangkan segala ide atau inisiatif unik, kreatif, dan inovatif ke kompetisi PFmuda,” kata Brahmantya.

Acara launching dimeriahkan dengan eco-workshop, pameran, dan sharing session dari binaan PFmuda, seperti dari Sawokecik Recycle dan Banasentra yang mengajarkan pembuatan aksesoris dan kerajinan dari olahan limbah plastik serta pelepah pisang. Akasa Center mengajarkan praktik pembuatan mie free gluten karya anak berkebutuhan khusus (ABK) dan Carbon Academy yang menampilkan platform pendidikan lingkungan dan iklim.

Selain itu, terdapat talkshow interaktif menghadirkan News Anchor CNN Indonesia Rivana Pratiwi, Founder Agradaya Andika Mahardika, dan Founder LifeSea Nizar Amir, yang menginspirasi generasi muda untuk memiliki kepekaan terhadap sekitarnya dan berani mengusung solusi yang kreatif dan inovatif.

Vice President CSR & SMEPP PT Pertamina (Persero) Rudi Ariffianto, menyebut kompetisi PFmuda merupakan bagian dari komitmen Pertamina terhadap misi Asta Cita pemerintah dan capaian Sustainable Development Goals (SDGs).

“Kompetisi PFmuda sejalan dengan Asta Cita, terkait pembangunan SDM, ketahanan energi dan pangan serta SDGs, yakni poin ke-4 pendidikan berkualitas, poin ke-8 pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi, dan poin ke-9 industri, inovasi, dan infrastruktur. Saya harap, dari binaan PFmuda juga lahir inovasi sosial yang bisa diterapkan ke wilayah operasi Pertamina,” ujar Rudi.

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Prof. Nurul Widiastuti, S.Si, M.Si., Ph.D, menyebut kompetisi PFmuda sebagai sebuah inisiatif yang bertujuan untuk menumbuhkan semangat inovasi, kreativitas, dan kepedulian sosial di kalangan generasi muda.

“Kompetisi ini tidak hanya menjadi wadah bagi para peserta untuk mengembangkan ide-ide cemerlang, tetapi juga sebagai sarana untuk memperkenalkan solusi-solusi nyata yang dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat luas,” ujar Prof. Nurul.

Lima tahun berjalan, program PFmuda berhasil mencetak 227 proyek sosial yang memberikan manfaat secara langsung maupun tidak langsung kepada 23.879 penerima manfaat dan bahkan sudah bisa menghasilkan profit dari proyek sosial tersebut dengan rata-rata 140,5 juta rupiah per tahun.

PFmuda terbuka untuk masyarakat umum berusia 18-35 tahun sebagai kelompok dengan minimal jumlah anggota tiga (3) orang yang memiliki proposal proyek sosial untuk mendukung ketahanan energi dan pangan. Proyek sosial terpilih akan mendapat bantuan stimulan dana proyek dengan total lebih dari 3 miliar rupiah, dengan rincian kategori sociopreneur memperoleh maksimal pendanaan 50 juta rupiah/ proposal dan kategori ideation akan mendapat bantuan antara 7,5 juta hingga 15 juta rupiah/proposal.

Selain memberikan stimulan dana, para pemenang juga akan memperoleh pelatihan seperti manajemen dan penguatan profil proyek sosial, pengembangan bisnis sosial, penghitungan dampak, dan networking dengan binaan PFmuda seluruh Indonesia.

Presiden Direktur Pertamina Foundation menjelaskan bahwa kompetisi PFmuda memiliki roadmap keberlanjutan bagi para pemenangnya.

“Tujuan akhir dari kompetisi PFmuda adalah membentuk para pemenangnya untuk menjadi sociopreneur. Maka dari itu, kami memberikan pembinaan secara bertahap bagi para pemenang PFmuda, mulai dari menjadi young leaders, super young leaders, dan tahun ke-3 harapannya bisa menjadi sociopreneur,” ujar Agus.

Pendaftaran kompetisi dibuka sampai 21 Maret 2025 melalui laman pertaminafoundation.org. Informasi selengkapnya dapat diakses pada laman pertaminafoundation.org dan media sosial resmi Pertamina Foundation. Hati-hati penipuan, segala proses pendaftaran dan seleksi kompetisi PFmuda, tidak dipungut biaya apapun.

Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission (NZE) 2060 dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian SDGs. Seluruh upaya tersebut sejalan dengan penerapan environmental, social, and governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina.